Header Ads

“Maafkan Saya Ibu” Rahmad Alim (RAL) Pelajar Sekolah Yang Terlibat Dalam Pembunuhan Sadis ENO PARIHAH

loading...

Dengan gaya rambut undercut,matanya agak besar wajah yang masih muda ditutupi kumis tipis tampa janggut.

“Maafkan Saya Ibu” Rahmad Alim (RAL) Pelajar Sekolah Yang Terlibat Dalam Pembunuhan Sadis ENO PARIHAH
“Maafkan Saya Ibu” Rahmad Alim (RAL) Pelajar Sekolah Yang Terlibat Dalam Pembunuhan Sadis ENO PARIHAH 
Dialah Rahmad alim 15 tahun,seorang pelajar sekolah yang terlibat dalam pembunuhan sadis eno parihah yang kini hanya menunggu hari persidangan yang di jerat hukuman gantung sampai mati.


ARTIKEL MENARIK: Rupanya Ini adalah Permintaan Terakhir Enno pada bapanya Sebelum "DIRATAH" Ditangan Perogol !!

Dikenali rahmad alim adalah seorang siswa sekolah menengah pertama yang diberitakan oleh guru gurunya dia adalah seorang anak didik yang berpotensi dan bijak.

Sebelumnya rahmad pernah dimasukkan ke sekolah pondok pesantren di mauk tengah oleh kedua orang tuanya selama setahun 6 bulan.Akan tetapi rahmad berhenti karena tidak dapat berpisah jauh dari kedua orang tuanya.

Dimata keluarga ,rahmad adalah sosok seorang anak yang pendiam dan rajin menolong orang tuanya di kedai,dan hanya keluar malam saja untuk bermain PS,Terlibat dalam pembunuhan itu adalah sesuatu berita yang sangat mengejutkan bagi ahli keluarganya.

“Dia jarang membuat masalah dan menyusahkan keluarga,naik motorpun dia belum pandai.ujar MW bapa saudara rahmad dikepolisan mapolda metro jaya.27.05.2016

Bagaimana pun ibu dan bapa saudara rahmad terus menemui anak lelakinya itu di mapolda metro jaya selepas mendengar kabar bahwa rahmad akan di bawa ke pusat polisian tangerang untuk di bicarakan dalam masa lima hari lagi.

Muka yang penat dengan baju warna oren,tangan dirantai rahmad terlihat menyesali perlakuannya keatas eno.

Si ibu yang tidak dapat menahan sebak memeluk anaknya yang berkemungkinan besar itu adalah pelukan terakhir,berkait dengan hukum berlapis,rogol dan bunuh secara berencana.

Sebelumnya ibu dan bapa rahmad telah berpindah dari kampung jatimulya karena tidak tahan di caci maki oleh warga setempat,manakala bapanya rahmad masih dalam keadaan sakit setelah terkejut mengenai berita anaknya itu.

“Maafkan Mamat ibu”kata rahmad sambil memeluk ibunya.menurut pengakuan rahmat yang terakhir,dia tertekan atas desakan imam dan arifin setelah merogol eno.”saya ditakut takutkan akan di laporkan kepada polis jika eno masih hidup Katanya kepada teddy.pengacara rahmad yang juga ikut di caci maki warga karena masih cuba meringankan hukuman yang bakal menimpa rahmad.

“Saya kasihan meihat ibu bapa rahmad menjadi hujahan warga setelah beredarnya info pembunuhan itu di media sosial ,apa salah kedua orang tua rahmad?.mereka juga tidak tahu bahwa rahmad dan eno mempunyai hubungan cinta.karena tidak tahan dihujah mereka berpindah dari kampung jatimulnya.kata teddy.

Menurut kepolisian mapolda, rahmad bukanlah otak pelaku,tapi sebab dialah pembunuhan itu berlaku oleh sebab itu dia menjadi orang yang pertama dibicarakan selain memiiki faktor umur yang di had kan masa penahanannya..katanya.

Manakala dari pihak keluarga eno,nampak tidak sedikitpun berganjak mahu ketiga pembunuh anaknya eno di hukum mati.

Perbuatan mereka bukan lagi perbuatan manusia,sudah selayaknya mereka dihukum mati,tidak hanya kami,kebanyakan warga di sini juga mahu pelaku di hukum gantung,saya tau bagai mana rasanya kehilangan anak..kata arif fikri bapa eno.

Baca lagi:

1.Gambar Pembunuhan Eno Tanpa sensor

2.Ketua Polis Kongsi Hasil Bedah Siasat Gadis Mangsa Bunuh Sumbat Tangkai Cangkul

3.Kronologi Dan Punca Kemaluan Gadis 18 Tahun Disumbat Tangkai Cangkul Sampai Mati

4.Tiga Pelaku Peragakan 34 Adegan Semula Kes Pembunuhan Sumbat Tangkai Cangkul

5.Seorang pelaku pembunuhan eno mungkin akan di lepas

6.Majis ulama indonesia arah pelaku pembunuh eno segera dihukum mati

7.Permintaan Terakhir Eno Parihah Sebelum Maut Disula Cangkul

8.Fakta Menarik 3 Pelaku Pembunuh Eno Pahirah

________________________________________________________
Untuk dapatkan makluman berita terkini, viral dan informasi berguna dari blog ini melalui Facebook, sila LIKE page kami:




BACA ARTIKEL PENUH DI SINI DAN DI SINI
Loading...

No comments

Powered by Blogger.